Makassar juga merupakan destinasi yang sempurna untuk berwisata kuliner. Berbagai sudut kotanya menyimpan tempat makan enak yang menggugah selera. Siapkan perut Anda, karena Makassar adalah surga kuliner.
Ada
beberapa tempat makan di Makassar yang begitu terkenal dan sering didatangi
wisatawan. detikTravel, Kamis (21/3/2013) menghimpun beberapa di antaranya.
Jika Anda sedang traveling ke Makassar, tempat-tempat makan berikut ini, patut
untuk Anda datangi.
1. Sop Konro & Konro Bakar
Karebosi
Terletak di
Jalan Gunung Lompobattang, di belakang Gedung Bank Indonesia. Nama Karebosi
diambil dari nama Alun-alun Kota Makassar, yang dulunya merupakan tempat
pertama Warung Sop Konro ini berdiri. Kini Warung Sop Konro milik Haji Hanafi
ini harus bergeser tidak jauh dari Lapangan Karebosi.
Sop Konro
dibuat dari daging sapi pilihan yang dicampur kuah sup, sedangkan Konro Bakar
merupakan daging iga sapi pilihan yang dipanggang dan dipadu dengan bumbu
kacang racikan khas Makassar.
Untuk satu
porsi Konro Bakar, kita harus merogoh kocek sebanyak Rp 38 ribu, belum termasuk
nasi putihnya. Sedangkan untuk menu Sop Konro atau Sop Kikil hanya Rp 35 ribu
per porsi.
Sebenarnya,
di Makassar ada beberapa rumah makan yang menyajikan menu Konro Bakar. Namun,
tidak seistimewa dan selezat warung Konro Bakar Karebosi.
Sedangkan
yang berdomisili di Jakarta, anda juga bisa menikmati Konro Bakar di Warung
Konro Karebosi Kelapa Gading, di Jalan Boulevard Raya Blok TA 2 No 38, Kelapa
Gading, Jakarta Utara. Warung Konro Karebosi di Kelapa Gading ini satu-satunya
cabang yang dibuka oleh Haji Hanafi. Selain menu Konro Bakar, di warung Haji
Hanafi ini juga tersaji Sop Konro dan Sop Kikil.
2. Sop Saudara Jalan Irian
Menu Sop
Saudara merupakan varian masakan khas Makassar perpaduan daging sapi yang
berkuah dan dicampur dengan bihun dan adonan kentang yang sudah digoreng.
Ada
beberapa warung Sop Saudara yang terkenal di Makassar, seperti warung Sop
Saudara di Jalan Andalas dan warung Sop Saudara di Jalan Irian. Kedua warung
Sop Saudara ini pemiliknya masih ada hubungan keluarga. Bedanya, warung Sop
Saudara Jalan Irian buka 24 jam dan lokasinya berada tidak jauh dari Pasar
Sentral Makassar.
Warung Sop
Saudara yang berdiri sejak tahun 1970-an ini umumnya ramai pada malam hari.
Biasanya pengunjungnya selain warga Makassar sendiri, juga para pelancong yang
kebetulan sedang jalan-malam.
Semangkuk
Sop Saudara di Jalan Irian seharga Rp 15.000 dicampur nasi putih seharga Rp
3.000. Lebih sedap lagi bila dipadu dengan telor bebek masak seharga Rp 4.000.
3. Pallubasa
Menu
Pallubasa adalah sup daging sapi yang kuahnya dicampur dengan kelapa goreng. Di
Makassar ada dua tempat makan Pallubasa, yakni warung Pallubasa di jalan
Serigala dan di jalan Onta. Kedua warung ini lokasinya berdekatan. Umumnya nama
jalan tempat warung tersebut berlokasi dijadikan merek warung di Makassar.
Di
Pallubasa Serigala atau di Pallubasa Onta, pengunjungnya dapat memesan
bagian-bagian daging sapi mana kesukaannya. Misalnya memenang daging pipi atau
lidah sapi. Atau, menunya full daging sapi saja. Bisa juga dicampur dengan
telur ayam kampung.
Semangkuk
Pallubasa seharga Rp 15.000, belum termasuk harga nasi putih dan minuman
penyertanya. Jika kondisi warung sedang ramai-ramainya, para penggemarnya tidak
segan antre di luar warung menunggu pengunjung lainnya selesai makan. Dahsyat
bukan?
4. Coto Makassar Jalan Nusantara
Di
Makassar, kurang lebih jumlah warung Coto Makassar mencapai seratus warung.
Namun hanya ada beberapa warung coto yang patut dikunjungi oleh penggemar
wisata kuliner jika sedang berada di Makassar.
Coto
Makassar di Jalan Nusantara atau umumnya disebut Coto Nusantara, berlokasi di
Jalan Nusantara, persis di depan Terminal Peti Kemas, Pelabuhan Makassar.
Selain di Jalan Nusantara, warung coto milik Haji Tutu ini juga buka di Jalan
Merpati, tepatnya di belakang Bank Sulsel di Jalan Ratulangi, Makassar.
Di Jalan
Nusantara warungnya tidak seluas di Jalan Merpati. Namun, suasana yang ramai
nan sempit ini menambah sensasi menikmati semangkuk coto panas yang baru
dimasak di kuali dengan kayu bakar ini. Semangkuk Coto Nusantara seharga Rp
15.000 yang berisikan daging-daging sapi pilihan. Ketupat atau burasnya seharga
Rp 1.000 perbijinya.
5. Mie Titi
Ragam
kuliner di Makassar tidak melulu dari daging-dagingan yang terkenal, seperti
menu Coto Makassar atau Sup Konro. Tapi ada juga menu Mie Titi, mi kering khas
Chinese Food.
Mie Titi
dibuat dari bahan baku mi yang digoreng kering, lalu disiram kuah kental dari
adonan telur dan sayur-sayuran hijau. Selain itu, udang dan daging ayam yang
dipotong kecil-kecil melengkapi menu mi kering yang sudah terkenal di Makassar
sejak 37 tahun silam.
Bagi yang
suka menikmati makanan pedas, Mie Titi lebih sedap bila dicampur langsung
dengan saus sambal dan cabe rawit yang sudah diramu khusus. Untuk menikmati
hidangan Mie Titi cukup merogoh koceknya Rp 18 ribu saja.
Jika
berminat mencicipi Mie Titi, Anda bisa langsung mengunjungi rumah makannya di
Makassar, yakni di jalan Irian, Jalan Boulevard, Jalan Datumuseng, Jalan
Perintis Kemerdekaan dan Jalan Bumi Tamalanrea Permai. Selain di Makassar, ada
juga di Kota Pare-pare dan Sungguminasa, Kab. Gowa, serta cabang lainnya di
Bali, bernama Mie Galang, di Jalan Teuku Umar, Denpasar.
Mie Titi
merupakan resep warisan keluarga besar Kho Sek Cao, yang dirintis Rusmin Kohen
sejak 40 tahun silam. Selain Mie Titi, di Makassar juga ada beberapa rumah
makan lainnya yang menyajikan menu mi kering, seperti Mie Anto di Jalan Lombok
dan Mie Awa di Jalan Pattimura dan Jalan Sulawesi. (travel.detik.com)
No comments:
Post a Comment