Tuesday, April 1, 2014

TIADA YANG TIDAK MUNGKIN



Prolog
 
“Jika kalian menolong-Ku, maka Aku akan menolongmu”
 (HR Ahmad)

Zakat, Infak dan Sedekah (ZIS) adalah bagian dari visi dan misi Islam untuk mengangkat kesejahteraan umat manusia. Risalah Islam adalah risalah kesejahteraan. Sebab itu, dalam sebagian perjalanan hidupnya, sosok H. Ardju Fahadaina telah bertekad dan berkhidmat (melaksanakan pengabdian) menunaikan ZIS secara baik dan benar demi kemanfaatan dan kemaslahatan umat.
Sebuah tekad yang cukup berat. Namun, beliau percaya bahwa seberat apapun tekad itu, tiada yang tidak mungkin (imposible is nothing) untuk mewujudkannya asalkan benar-benar dilandasi oleh niat yang tulus dan lurus serta keyakinan yang mantap kepada kehendak Allah Yang Maha Kuasa. Termasuk harus diiringi oleh ikhtiar yang sungguh-sungguh, serta dilandasi oleh keikhlasan dan kesabaran. Man jadda wajada. Siapa bersungguh-sungguh, dia akan menuai keberhasilan. Man shabara zhafira. Siapa bersabar, dia beruntung. Itulah nasihat dari para alim ulama dan kyai yang telah menjadi prinsip dan nilai kerja H. Ardju Fahadaina dalam membesarkan usahanya bisnis air minum berbasis syariah.
Niat beliau memang lurus dan tulus serta keyakinannya mantap dalam mewujudkan tekad. Beliau juga selalu berikhtiar dengan kemampuan maksimalnya. Sebab, ikhtiar merupakan Sunatullah yang memang wajib dikerjakan, disertai dengan keikhlasan dan kesabaran. Segala usaha dan daya upaya telah dilaksanakan oleh beliau melalui penunaian ZIS guna menolong para kaum dhuafa dalam berbagai program pemberdayaan, pendayagunaan dan solusi perekonomian umat. Ini sesuai dengan perintah Allah SWT. Sebagaimana firman-Nya. “Jika kalian menolong-Ku, maka Aku akan menolongmu.” Maksudnya, jika si Fulan membersihkan hartanya), maka Allah SWT akan memberikan pertolongan (keberhasilan) kepada si Fulan. Mengingat hal itu, sejak awal berbisnis, bahkan jauh sebelum menekuni bisnis secara  mandiri, beliau sangat keukeuh dan taat menunaikan ZIS sebagai perintah Allah Maha Pemberi Rezeqi. Berkat keistiqomahannya dalam mendirikan perintah tersebut, bisnis Haji Ardju terus bertumbuh dan berkembang, nyaris tidak pernah mengenal krisis.  
Allah Maha Penolong. Bersyukur, alhamdulillah, atas se-izin dan ridha-Nya, serangkaian daya upaya Haji Ardju telah banyak memberikan kemanfaatan –baik kalangan internal perusahaan yang dipimpinnya mapun umat Muslim yang ada di sekitarnya. Kinerja dan performa usaha Haji ardju sudah cukup baik dan bagus, meski harus terus ditingkatkan. Sebagai sosok pebisnis syariah, nama Haji Ardju juga telah diakui dan dipercaya berbagai kalangan. Keberadaan usaha Haji Ardju melalui berbagai program pemberdayaan dan pendayagunaan masyarakat pun telah benar-benar dirasakan oleh umat.
Sebuah keberhasilan yang tidak boleh disikapi dengan perasaan berpuas diri secara berlebihan. Sebab, perasaan berpuas diri secara berlebihan bisa menjadi “musuh” untuk menjadi lebih besar. Good is the enemy to great. Makanya, Hari Ardju secara kontinyu melakukan perbaikan demi perbaikan, baik dalam rantai bisnis maupun dalam menegakkan syariah. Proses perbaikan (transformasi) manajemen usahanya terus digulirkan secara tiada kenal berhenti (transformation of no return). Dengan demikian, setiap setiap langkah Haji Ardju akan selalu memotivasi para karyawannya untuk berinovasi dan berkreasi serta beramal tanpa kenal tapal batas. Semangat dan nilai-nilai yang unggul itulah yang sebenarnya mampu menjadi “energi” dalam mengantarkan kemajuan dan masa depan Haji Ardju dan lokomitf bisnisnya PT Ufia Tirta Mulia yang lebih baik dan berpengharapan.      
Berangkat dari modal yang cukup baik (keberhasilan) itulah, sebagai usha bisnis berbasis syariah, PT Ufia Tirta Mulia terus belajar (learning organization) dan terus bekerja keras untuk memperkuat internal manajemen (internal management) terutama dalam meningkatkan mutu dan kualitas SDM. Termasuk memperluas jaringan (networking)  potensial yang memang belum tergali dan terberdayakan secara lebih optimal.
Harapannya, PT Ufia Tirta Mulia kelak mampu tampil dalam persaiangan global dan menjadi salah satu pemain besar dalam bisnis air minum dalam kemasan. Dengan demikian, keberadaan dan eksistensinya benar-benar akan menjadi rahmat bagi semesta alam (rahmatan lil-alamin) serta bermaslahat bagi umat. Tentunya, atas se-izin dan ridha Allah SWT, tiada yang tidak mungkin harapan itu dapat diwujudkan asalkan dilandasi oleh niat dan keyakinan, serta ikhtiar yang sungguh-sungguh disertai keihklasan dan kesabaran atas kehendak-Nya. (*)

No comments:

Post a Comment