Sunday, September 21, 2014

Tidak Ada Limit Biaya Perawatan Bagi Peserta BPJS Kesehatan

Fajriadinur Direktur Pelayanan BPJS Kesehatan, mengatakan, tidak ada limit biaya perawatan bagi peserta BPJS kesehatan.


"Orang yang cuci darah seminggu 2 kali, yang sekali cuci darah biayanya bisa Rp600 ribu, Rp800 ribu, atau Rp 1 juta tetap akan ditanggung," ungkapnya. 

Dalam BPJS terjadi gotong royong subsidi silang. Yang sehat membantu yang sakit. Kalau yang sehat sakit, dia sudah ada payung pelindung kesehatannya. 

Kata Fajri, antara kelas satu dengan kelas dua dan tiga segi perawatannya sama, meskipun preminya berbeda. Yakni Rp25.500 untuk kelas 3, kelas 2 Rp42.500, kelas 1 Rp59.500.

"Yang berbeda hanya hak kelas perawatannya. Perawatannya sendiri tidak ada perbedaan. Contoh orang sakit usus buntu, kalau dia di kelas 1 atau di kelas 3, sama saja. Tetap dioperasi usus buntunya, tetap dijahit. Tidak mungkin kalau di kelas 1 dijahit penuh, di kelas III, dijahit separo," jelasnya.

Kata Fajri, yang membedakan di kenyamanan kelas rawat inapnya. Kelas 3 satu ruangan bareng-bareng dengan 8 orang. Kalau kelas 2 bareng 4 orang. Kalau kelas 1, dua orang. Kalau VIP ada televisinya. Indikasi medis dan cara treatmennya sama semua. Tidak ada perbedaan.

Tentang penyakit dikatakan Fajri semua penyakit akan dilayani. Kecuali HIV/AIDS, kosmetik, operasi hidung supaya mancung, tidak bisa ditanggung BPJS.

"Usaha bunuh diri, menyakiti diri sendiri, kemudian bencana alam juga tidak ditanggung, karena bencana alam ada dana tanggap daruratnya sendiri," paparnya.

Sisanya semua pennyakit lainnnya ditanggung. Hemofili, talasemia, cuci darah, dan jantung. (http://www.suarasurabaya.net/)

No comments:

Post a Comment