Sunday, November 10, 2013

Bantu Perempuan Siapkan Perencanaan Keuangan di Hari Tua



Asosiasi Pusat Pengembangan Sumberdaya Wanita (PPSW) bekerjasama dengan Citibank menyelenggarakan seminar bertajuk “Pentingnya Jaminan Sosial Bagi Perempuan Miskin untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Indonesia” Kamis (7/11). Seminar itu digelar dalam rangka sosialisasi program pengelolaan keuangan.

Mengacu hasil penelitian Departemen Ilmu Keluarga dan Konsumen Fakultas Ekologi Manusia Institut Pertanian Bogor (IPB) dan Pusat Studi Kelanjutusiaan Universitas Indonesia (UI) pada 2011 silam, terungkap bahwa 80 persen perempuan di atas usia 40 tahun tidak memiliki perencanaan keuangan.

Director Corporate Affairs Head Citi Indonesia, Agung Laksamana mengatakan, pelaksanaan jaminan sosial saat ini masih belum menyentuh masyarakat kecil, khususnya kaum marjinal. "Wanita merupakan salah satu kelompok rentan yang memerlukan perlindungan dan jaminan sosial. Hal itu mengingat besarnya angka harapan hidup perempuan yang lebih tinggi dibandingkan pria," katanya.

Dengan hasil penelitian terbaru IPB itu maka Citi Indonesia bersama PPSW merumuskan program pendidikan keuangan di masa depan. Programme Officer Asosiasi PPSW, Helga Dyah V mengatakan, program pendidikan peuangan itu merupakan upaya meningkatkan kesejahteraan kaum perempuan di hari tua.

“Pendidikan keuangan yang baik idealnya harus diikuti dengan akses dan layanan jaminan sosial. Semua itu agar peningkatan kesejahteraan dapat terus berjalan,” ujarnya.

Sedangkan peneliti IPB, Herien Puspitawati menilai program pendidikan keuangan yang dilakukan Citibank dan PPSW itu telah memberikan dampak nyata. Dari riset terhadap 777 dari 1022 perempuan miskin yang mengikuti pendidikan keuangan Citibank dan PPSW itu, 44,1 persen di antaranya telah membuat rencana keuangan. Bahkan 37,5 persen di antaranya telah mampu membuat rencana usaha ekonomi produktif.

Sedangkan 56,7 persen lainnya telah mandiri dan optimistis menghadapi hari tua dengan usaha yang telah dijalaninya. Namun demikian Herien mengingatkan bahwa kesejahteraan kaum wanita masih memiliki beberapa tantangan. "Salah satunya rendahnya akses ke fasilitas jaminan sosial," sebutnya.

Sekedar untuk diketahui, pada awal tahun 2013, Citi Indonesia melalui Citi Peka telah menandatangani kerjasama Company Social Responsibility (CSR) senilai USD 860,000 atau sekitar Rp 8,3 milyar dengan tujuh Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Indonesia. Dari ketujuh LSM itu, PPSW terpilih untuk pelaksanaan program pemberdayaan wanita 2013, khususnya untuk para wanita yang memiliki ekonomi kurang mampu. (www.jpnn.com)

No comments:

Post a Comment