Showing posts with label ASABRI. Show all posts
Showing posts with label ASABRI. Show all posts

Wednesday, February 10, 2016

Asabri Borong Saham Hanson International (MYRX)


Asabri Borong Saham Hanson International (MYRX)
Gedung Asabri
Ilustrasi/asabri.co.id
 PT Asabri (Persero) mengambil alih saham PT Hanson International Tbk secara bertahap dalam periode 18 Januari 2016 - 25 Januari 2016.
Berdasarkan keterbukaan informasi kepada otoritas Bursa Efek Indonesia, Jumat (29/2016), jumlah saham Hanson yang dibeli Asabri mencapai 954.835.200 lembar atau 6,06% dari total saham Hanson.
Di sisi lain, pemilik saham Hanson, Benny Tjokrosaputro, melepas 123.182.900 lembar saham sehingga porsi pemilikan sahamnya berkurang dari 16,11% menjadi 15,32%. Sementara itu, harga saham yang dibeli Asabri tidak disebutkan dalam keterbukaan informasi tersebut.
Direktur Utama Asabri, Adam R. Damiri membenarkan perihal transaksi pembelian saham tersebut. Namun dia tidak mengungkapkan nilai pembelian saham tersebut.
Sebelumnya, Asabri memang tengah melakukan diversifikasi investasi di sektor properti. Adam menyebut, Asabri menempatka dana di DIRE Ciptadana Properti Ritel dan investasi pada kondotel.
Dia juga menyebut Asabri tertarik untuk menempatkan dana di DIRE jika ada perusahaan manajemen aset yang menerbitkannya. "Kalau portofolio recurring, patokan 8%-9% deh, kami terus review proposal semacam itu," jelasnya kepada Bisnis.com.

Monday, January 25, 2016

BNI Kelola Dana Pensiun ASABRI





PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) bersama PT ASABRI, melakukan penandatanganan kerja sama penyaluran dana pensiun dan asuransi untuk para pensiunan serta pegawai negeri sipil Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri). 

Dengan kerja sama ini, BNI dipercaya menjadi bank pengelola dana pensiun dan asuransi bagi lebih dari 1,15 juta anggota TNI dan Polri. ”Kerja sama ini akan menjadi jalan masuk bagi penggunaan fasilitas perbankan lainnya yang sudah dimiliki BNI, antara lain penyaluran dana pensiun dan asuransi menggunakan sistem yang terintegrasi secara host to host,” kata Direktur Utama BNI Achmad Baiquni di Jakarta, Rabu (23/12). 

Dia mengungkapkan, dengan kerja sama ini, maka peserta dana pensiun dan asuransi ASABRI dapat menggunakan gerai dan fasilitas digital banking milik BNI di seluruh Indonesia. Menurut Achmad Baiquni, ada lebih dari 1.800 outlet BNI dan lebih dari 12.000 ATM di seluruh Indonesia yang dapat dimanfaatkan ASABRI. 

Lebih lanjut, Baiquni menuturkan, dengan menggandeng ASABRI, BNI akan memperoleh sumber basis nasabah baru, antara lain dari para pensiunan TNI dan Polri yang potensinya mencapai lebih dari 2.500 orang per bulan. Kemudian kerja sama payroll yang memiliki potensi lebih dari 21.000 di TNI Angkatan Laut, lebih dari 13.600 di Angkatan Darat, lebih dari 7.000 di Angkatan Udara, serta pegawai di lingkungan Markas Besar TNI dan Kementerian Pertahanan. 

”Sekarang sudah ada kerja samanya, kami berharap ini bisa lebih ditingkatkan. Nanti dari jasa perbankan pembayaran asuransi bisa disalurkan penerimanya dan dana pensiunnya juga,” papar dia. Di samping itu, perseroan juga berencana menawarkan produk-produk yang diperlukan oleh para pensiunan pegawai negeri sipil TNI dan Polri. 

Direktur Utama PT ASABRI (Persero) Mayor Jenderal (Purn) Adam R Damiri mengatakan, kerja sama BNI dan ASABRI dapat menguntungkan kedua pihak. Dia berharap kerja sama Penyaluran Dana Pensiun dan Asuransi ini dapat dikembangkan lagi pada masa mendatang. ”Dengan kerja sama ini juga diharapkan ada peningkatan premi bagi perseroan,” ujar dia.
sumber: http://www.koran-sindo.com/

Tuesday, January 19, 2016

Jaminan Asuransi Kematian TNI/Polri Naik 4 Lipat

Jaminan Asuransi Kematian TNI/Polri Naik 4 Lipat
Direktur Utama PT ASABRI (Persero) Mayor Jenderal (Purn) Adam R Damiri - (Foto: Istimewa)
PT Asabri, sebuah lembaga pensiunan bagi TNI dan Polri, akan meningkatkan jaminan kematian kepada pensiunan yang naik hingga 4 kali lipat.
Direktur Utama PT ASABRI (Persero) Mayor Jenderal (Purn) Adam R Damiri mengatakan, jaminan kematian yang semula Rp100 juta menjadi Rp400 juta. "Dengan premi tambahan, bisa kembangkan manfaat asuransi," ujar dia di Jakarta, baru-baru ini.
Ia mengatakan, jaminan kematian yang sebelumnya kecil karena belum ada revisi, setelah itu jaminan manfaat bagi pensiunan akan naik. "Ada PP yang diterbitkan untuk mensubsidi itu," katanya.
Selain itu, kata dia, Asabri sudah bekerjasama dengan 9 bank penyalur kredit yang dananya berasal dari Asabri. "Kerjasama selama ini berjalan baik dengan 9 bank dan akan menambah kerjasama dengan bank lain," tuturnya.
Ia menyebutkan, tidak bisa membuat target karena target murni dari Kementerian Perhubungan. "Soal target kebijakan, Kemenhan dan Kapolri," imbuhnya. [http://pasarmodal.inilah.com/]

Saturday, January 2, 2016

Santunan kematian Asabri siap naik

Menurut Hari Setiato Direktur Asabri, dasar hukum terkait kenaikan santunan ini akan dimuat dalam beleid yang sama dengan program JKK dan JKM yang bakal perseroan jalan. "Nanti ada dalam satu PP yang sama," kata dia.
Sistem santunan kematian disebut dia akan berubah dari yang ada saat ini. Dimana setiap peserta yang meninggal dalam tugas terlepas dari penyebabnya, besaran santunannya sama besar.
Tapi dalam aturan baru nanti, santunan kematian terbagi menjadi kategori tewas dan gugur. Secara sepesifik, klasifikasi gugur disebutnya adalah meninggal akibat serangan musuh.
Kedua klasifikan ini memiliki besaran santunan yang berbeda. Untuk santunan kematian tewas, besarannya akan sebesar Rp 275 juta.
Sedangkan meninggal karena gugur, akan mendapat santunan sebesar Rp 400 juta. "Kalau saat ini masih dipukul rata santunannya sebesar Rp 100 juta," ungkap Hari.
Meski besaran santunan akan naik, tapi ia menyebut tidak ada rencana untuk meningkatkan besaran iuran dari peserta. (http://keuangan.kontan.co.id/)

Thursday, December 10, 2015

Belum Semua Prajurit TNI Tahu Fungsi Asabri


Foto: suaramerdeka.com / Kuswandi

Foto: suaramerdeka.com / Kuswandi
Anggota jajaran Kodim 0710/Pekalongan, BRI KCP Kota Pekalongan menerima sosialisasi dari PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Asabri) Cabang Semarang di aula Makodim 0710/Pekalongan.
Sosialisasi dilakukan sebagai bentuk serta tanggung jawab PT Asabri (Persero) terhadap para pesertanya di jajaran Kodim 0710/Pekalongan baik prajurit yang masih aktif maupun yang sudah pensiun. Itu sebagai upaya peningkatan pemahaman dan pengetahuan tentang hak dan kewajiban peserta.
Baik terkait pengurusan pensiun, dan program-program kerja PT Asabri (Persero) yang sudah dicanangkan dan dilaksanakan. Kepala Kantor Cabang Asabri Semarang Kombes Pol Purn Supraptono, menyampaikan kepada seluruh peserta sosialisasi agar benar-benar memanfaatkan kesempatan ini untuk dapat segera mungkin mengurus administrasi dengan benar dan mendapatkan hak-hak tepat waktu.
“Sosialisasi bertujuan untuk memberikan informasi tentang program yang dilaksanakan PT Asabri (Persero), karena saat ini peserta TNI masih kurang memahami fungsi dan manfaat serta program apa saja yang dilaksanakan,” terangnya.
Dijelaskan, program manfaat Asabri dari tiga program menjadi sembilan program yaitu Santunan Asuransi (SA), Santunan Nilai Tunai Asuransi (SNTA), Santunan Resiko Kematian (SRK), Santunan Resiko Kematian Khusus (SRKK), Santunan Biaya Pemakaman (SBP), Santunan Biaya Pemakaman Isteri/Suami (SBPI/S), Santunan Biaya Pemakaman Anak (SBPA), serta Santunan Cacat Karena Dinas (SCKD), maupun Santunan Cacat Bukan Karena Dinas (SCBKD).
Sementara, Kabagritel Kanwil BRI Semarang, Bakri T H Pakpahan mengungkapkan, manfaat langsung yang diperoleh peserta Asabri di Bank BRI yakni pembayaran pensiun dan sembilan jenis santunan Asabri beserta kredit Briguna dan tabungan haji.
(Kuswandi / CN26 / SM Network)

Saturday, December 5, 2015

ASABRI Beri Proteksi Terhadap Risiko Khusus TNI dan Polri

PT ASABRI (Persero) sebagai lembaga asuransi sosial TNI dan Polri memiliki visi menjadi perusahaan pengelolaan asuransi sosial nasional terbaik di Indonesia. Dengan motonya, yaitu sahabat di hari tua membuat Anda tenang bekerja, akan terus memberikan pelayanan terbaik untuk peserta asuransi yang berbeda dengan pekerjaan pada umumnya. TNI dan Polri memiliki risiko khusus yang dihadapi ketika bertugas.
“Di jiwa kami terpatri jiwa keprajuritan, meski karyawan ASABRI  bukan berlatar belakang TNI. Nafasnya prajurit itu nafas kami. Apa yang dirasakan mereka kepedihan, kesedihan, dan kebahagian juga kepedihan, kesedihan, dan kebahagiaan kami ASABRI,” ujar Adam R. Damiri, Direktur Utama PT ASABRI (Persero) dalam acara BUMN Marketeers Club ke-34 di kantor ASABRI, Jakarta, Kamis (26/2/2015).
ASABRI merupakan asuransi untuk TNI dan Polri walaupun secara terstruktur memang sudah terpisah. Meski tugas pokok TNI adalah menjaga bidang pertahanan dan tugas pokok Polri di bidang keamanan, tapi secara kultur keduanya tidak dapat dipisahkan. Dengan demikian, ASABRI menjadi perekat dan pemersatu TNI dan Polri dalam bidang asuransi.
“Kepesertaan bersifat wajib. Peserta ASABRI terdiri dari Prajurit TNI, Purnawirawan TNI, PNS/Capeg Kementerian Pertahanan/Polri, pensiunan PNS, anggota Polri, dan Purnawirawan Polri. Jumlah peserta ASABRI hingga Desember 2014 sekitar 1,1 juta orang. Jumlah keanggotan ini tujuh kali lipat dibandingkan Taspen,” tambahnya.
Adam mengisahkan bahwa dahulu asuransi TNI dan Polri masih dikelola oleh PT TASPEN (Persero) sejak 1963. Namun, program Taspen dinilai banyak yang tidak memenuhi kebutuhan TNI dan Polri. Beberapa alasannya adalah adanya perbedaan batas pensiunan, TNI dan Polri memiliki risiko khusus, dan peremajaan personil TNI. Maka, ASABRI dibentuk untuk dapat meng-cover kebutuhan mereka.
Berbicara masalah kesejahteraan, Adam melihat pada dua hal. Pertama, dalam bidang pelayanan. Apakah ASABRI sudah memberikan pelayanan terbaik atau belum melalui pelayanannya. Kedua, masalah bidang finansial terkait besarnya nilai asuransi. Sampai saat ini, besarnya nilai asuransi belum memenuhi keinginan peserta. Hal ini terjadi karena premi yang terlalu kecil. Premi ini ditentukan oleh Pemerintah bukan perusahaan.
“Kewajiban premi peserta adalah 10% darti totalitas gaji pokok, tunjangan istri, dan tunjungan anak. Lalu, dibagi ke tiga komponen, yaitu iuran tunjangan hari tua sebesar 3,25%, iuran dana pensiun 4,75%, dan dana kesehatan 2%,” papar Adam.
Awalnya Pogram awal ASABRI sama seperti Taspen, yaitu memberikan manfaat santunan asuransi, santunan nilai tunai asuransi, santunan risiko kematian, dan santunan biaya pemakaman. Keempat program tersebut untuk risiko umum yang dihadapi semua orang, namun TNI dan Polri memiliki risiko tinggi sehingga ASABRI menambahkan lima program, yaitu manfaat risiko kematian khusus, santunan cacat karena dinas, santunan cacat bukan karena dinas, santunan biaya pemakaman istri atau suami, dan santunan biaya pemakaman anak.
Manfaat tersebut diberikan ASABRI untuk peserta asuransi yang memiliki risiko khusus sehingga mereka dapat tenang dan nyaman dalam menjalankan tugas tanpa perlu khawatir terhadap hal-hal yang akan dihadapi saat bertugas membela Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Thursday, December 3, 2015

400 Prajurit TNI Ikuti Sosialisasi Asabri


Sebanyak 400 personil prajurit TNI dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) TNI Rabu 16/07 menerima sosialisasi program PT Asabri (Persero) di Aula Markas Korem 045/Garuda Jaya Desa Jelutung Kecamatan Namang Bangka Tengah.
400 prajurit dan PNS TNI tersebut adalah yang bertugas di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang berasal dari satuan TNI Angkatan Darat (TNI AD), Angkatan Laut(TNI AL) dan Angkatan Udara (TNI AU).
Sementara PT Asabri mengirimkan 5 orang personilnya antara lain Sunarto Kadiv Aktuaria pelayanan dan pemasaran, Sugeng Mudjadi Kakancab, Mukti Hariyanto Kabid pelayanan danPemasaran serta Didi Supriyadi Penata PensiunPolri juga Admin Perhitungan Akuria Ahary Astyono.
Kepala Seksi Personil Mayor Inf Riyandi mewakili Danrem 045/Gaya dalam sambutannya mengatakan sosialisasi ini sangat tepat untuk membuka pengetahuan prajurit tentang PT Asabri.
Ini momentum yang baik bagi kita untuk mengetahui lebih dalam tentang PT Asabri karena selama ini prajurit hanya tau dipotong gaji hanya untuk pensiun saja oleh karena kesempatan bagi prajurit dan PNS untuk menyimaknya. Tegasnya.
Dari PT Asabri Sunarto memulai penjelasan program Asabri dengan menjelaskan sejarah singkat Asabri, selanjutnya kepesertaan Asabri dan manfaat dan hak menjadi anggota peserta asuransi Asabri.
Manfaat Asuransi meliputi manfaat santunan asuransi(sa), manfaat santunan nilai tunai asuransi (snta)  dan manfaat santunan resiko kematian (srk) serta manfaat santunan kematian resiko khusus (srkk), kemudian manfaat santunancacat karena dinas (scbkd), manfaat biaya pemakaman (sbp), manfaat santunan biaya pemakaman istri/suami dan manfaat santunan biaya pemakaman anak.
    Untuk peserta aktif Asabri yang meninggal dunia dengan status gugur atau tewas dalam menjalankan tugas yang masuk dalam manfaat santunan resiko kematian khusus ditetapkan sebesar 100.000.000,00 sudah termasuk manfaat santuanan nilai tunai asuransi dan ini diberikan kepada ahli waris dari peserta. Jelasnya.
    Dalam kegiatan diberikan plakat dari PT Asabri (persero) kepada Korem 045/Garuda Jaya dan juga dari Korem kepada PT Asabri (persero). (R Hasugian Penrem)
Dengan demikin jam komandan merupakan moment yang tepat untuk membina dan mengarahkan prajurit untuk berbuat yang terbaik dalam pengabdiannya dan waspada selalu serta mawas diri. Jelas Danrem. (http://www.tniad.mil.id/)

Monday, November 9, 2015

200 Unit Rumah untuk Prajurit TNI

 

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menerima penyerahan dan peresmian perumahan di jajaran Kodam Jaya sebanyak 200 unit, dilaksanakan secara simbolis dari Dato Sri Prof. DR. Tahir M.B.A. (Tahir Foundation-Mayapada Group) dengan Penandatanganan Berita Acara, bertempat di Batalyon Kavaleri 7/Sersus Cijantung, Jakarta Timur, Rabu (28/10/2015).

Jenderal TNI Gatot Nurmantyo dalam sambutannya mengatakan, berkaitan dengan pembangunan rumah ini, sejalan dengan komitmen Panglima TNI untuk meningkatkan kesejahteraan dalam strategi pembangunan TNI kedepan. Mengapa kesejahteraan? karena sesuai dengan tema HUT TNI, bahwa TNI Bersama Rakyat Kuat, Hebat dan Profesional.

“Satuan dikatakan profesional bila satuan tersebut adalah satuan yang dilengkapi, dilatih, dididik dan diberi kesejahteraan. Kesejahteraan itu ada perumahan, penghasilan, pendidikan, latihan dan kesehatan”, kata Panglima TNI.

“Kita pahami bersama bahwa pemerintah sudah sangat komitmen memberikan kesejahteraan secara bertahap tetapi harus disadari bahwa pemerintah memperhatikan kesejahteraan bukan hanya TNI saja, tetapi lingkupnya sangat luas yaitu seluruh masyarakat Indonesia”, ujar Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.

Dalam kesempatan ini, Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menyampaikan ucapan terima kasih kepada rekan-rekan  pengusaha yang memahami hal ini, sehingga rekan-rekan dari pengusaha khususnya dari Tahir Foundation Group memberikan perhatian untuk mempercepat apa yang diperlukan oleh TNI, dengan memberikan bantuan perumahan untuk prajurit TNI.

Kepada Prajurit TNI Batalyon Kavaleri-7, Panglima TNI menekankan agar selalu bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Para prajurit yang menempati rumah ini, hendaknya dipelihara dan dibenahi bila ada yang kurang, sehingga tempat ini sebagai tempat pelabuhan dari keluarga, karena anggota Batalyon Kavaleri-7 hampir setiap saat bertugas untuk pengamanan VVIP yang selalu dilakukan tidak mengenal waktu, kadang-kadang bermalam, kadang-kadang mereka bertugas di hotel-hotel yang mewah, melihat begitu mewahnya kehidupan tetapi begitu pulang kerumah betapa timpang sekali kondisinya. Ini yang harus benar-benar  dipahami oleh para komandan dan keluarganya.

Panglima TNI bersyukur bahwa Tahir Foundation Group pimpinan Bapak Tahir telah menyiapkan perumahan ini. Selama ini kalau prajurit-prajurit sewa rumah diluar atau ngontrak minimal Rp500.000 dan itu juga rumah-rumah bedeng, lingkungannya juga bukan lingkungan militer, berbagai profesi dan mudah mempengaruhi kehidupannya baik positif maupun negatif. Dengan adanya perumahan ini, para prajurit bisa hidup dengan lingkungan yang sehat, tertata rapi dan disiplin.

Hadir dalam acara tersebut antara lain  Wakasad, Wakasau, Irjen TNI, Pangdam Jaya, Kapuspen TNI  para Asisten Panglima TNI, para Asisten Kasad dan pejabat jajaran Kodam Jaya.

(Hanter)

Friday, November 6, 2015

Ketua P2 Polri Sikka Kecewa dengan PT Asabri Kupang

Ketua P2 Polri Sikka Kecewa dengan PT Asabri Kupang

POS KUPANG/Feliks Janggu
Ketua Perhimpunan Purnawirawan Polri (P2 Polri) Kabupaten Sikka, Romanus Nong
 Ketua Perhimpunan Purnawirawan Polri (P2 Polri) Kabupaten Sikka, Romanus Nong kecewa dengan PT Asabri Cabang Pembantu Kupang yang menelantarkan para purnawirawan Polri Sikka di Aula Polres Sikka, Kamis (6/8/2015).
Para purnawirawan, istri atau suami para purnawirawan Polri Sikka yang sudah berusia renta menghadiri undangan PT Asabri Kupang yang hendak melakukan sosialisasi program Asabri kepada prajurit TNI, Anggota Polri, PNS Kemhan/Polri di Aula Mapolres Sikka.
Namun berjam-jam menunggu, para undangan tidak diberitahakan pihak PT Asabri tentang pembatalan kegiatan hari itu.
"Tolong tulis, kami ini sudah tua-tua semua. Menunggu begitu lama di polres Sikka, tapi tidak ada kabar pembatalan. PT Asabri jangan mempermainkan kami orang tua ini, purnawirawan TNI dan Polri ini" kata Romanus Nong di Biro Pos Kupang Maumere, Jumat (7/8/2015).
Romanus Nong merasa telah dibohongi pihak Asabri Kupang dan menyampaikan peringatan kepada pihak Asabri Cabang Kupang untuk tidak melakukan perbuatan yang sama di masa depan.
Surat protes Romanus Nong tembusannya disampaikan kepada Kapolda NTT di Kupang, Dandrem 161/WS Kupang, Direksi PT Asabri di Jakarta, Kakancap PT Asabri Kupang, Kapolres Sikka, Dandim 1603 Sikka, Ketua Pepabri Sikka, Media Pos Kupang untuk dipublikasikan.
Romanus Nong juga memperlihatkan Pos Kupang undangan yang diberikan PT Asabri Kupang. Surat tertanggal 4 Juni 2015 itu ditandatangani oleh Kepaal Cabang PT Asabri Kupang, Nicolaus Reba M.
Dalam undangan yang kopiannya diberikan kepada Pos Kupang menyebutkan tentang tujuan pertemuan yakni sosialisasi oleh PT Asabri Cabang Kupang kepada prajurit TNI dan Polri tentang hak dan kewajiban sebagai anggota Asabri.
Dalam undangan juga menyebutkan jumlah peserta yang hadir antara lain, anggota Polri 40 orang, Ibu Bhayangkari 10 orang, Prajurit TNi 40 orang, ibu-ibu Persit 10 orang, bapak/ib Pepabri 5 orang dan bapak ibu P2 Polri 5 orang.
"Kami tunggu dari pagi sampai siang, tidak muncul itu PT Asabri Kupang. Kami mati kelaparan di Polres Sikka. Saya tinggalkan pekerjaan hanya untuk dengar sosialisasi yang hendak mereka sampaikan" kata Romanus Nong.*