Wednesday, March 20, 2013

6 Juta Orang Terima Tunjangan Pengangguran di AS


Departemen Tenaga Kerja AS menyatakan jumlah warga Amerika Serikat yang mengajukan tunjangan pengangguran naik sebesar 1.000 pemohon dalam sepekan.

Reuters Kamis (21/2/2013) melaporkan aplikasi untuk tunjangan pengangguran di AS pekan lalu meningkat sebesar 1.000 menjadi 362.000 klaim. Laporan Depnaker AS menunjukkan bahwa jumlah rata-rata dalam empat minggu untuk klaim baru juga meningkat sebesar 8.000 pemohon.

Lonjakan jumlah aplikasi pemohon tunjungan pengangguran berada di posisi tertinggi dalam enam pekan, dan jauh melampaui perkiraan Reuters sebesar 355.000 klaim.

Tingkat pengangguran di Amerika Serikat meningkat 0,1 persen menjadi 7,9 pada Januari 2013. Adapun tingkat kenaikan lapangan kerja tetap jauh di bawah apa yang direkomendasikan para ekonom untuk mempertahankan tingkat lapangan kerja yang sehat.

Angka-angka terbaru tidak termasuk warga Amerika yang menerima tunjangan pengangguran yang diperpanjang melalui program federal.

Hampir enam juta orang Amerika yang sedang menerima tunjangan pengangguran. Namun, angka sebenarnya akan jauh lebih tinggi jika pejabat negeri Paman Sam itu meningkatkan program yang efektif untuk mengatasi pengangguran yang semakin meluas.

Ekonomi AS menyusut sebesar 0,1 persen pada kuartal keempat tahun 2012, yang menunjukkan tingginya keraguan publik tentang kekuatan pemerintah memulihkan perekonomian di negara itu

Negara Bagian Termiskin

Detroit menjadi kota termiskin di Amerika Serikat versi Forbes, karena tingkat kriminalitas dan pengangguran tinggi,  populasi berkurang, dan krisis finansial.

Detroit mengalahkan Miami, yang tahun lalu mejadi kota termiskin di AS. Detroit juga melewati Flint, Michigan, Rockford, dan Chicago di Illinois dan Modesto, California, yang disebut sebgai lima area urban tersuram.

"Masalah di Detroit bukan berita baru. Ini sudah menjadi penurunan parelel selama empat dekade di auto industri AS," tulis Forbes.com, seperti yang diberitakan Reuters.

Awal pekan ini, sejumlah pengamat mengatakan kota itu menghadapi krisis fiskal dan berpotensi bangkrut.

Flint, yang dikepalai pemerintahan darurat yang ditunjuk gubernur negara bagian lebih dari setahun yang lalu, juga menghadapi masalah yang sama. Kota itu juga memiliki angka yang buruk di kriminalitas dan tingkat pengangguran mencapai 11,3 persen, kata Forbes.

Forbes melihat 200 area urban terbesar di AS dan memilah mereka berdasarkan tingkat kriminalitas, penyitaan, pajak, harga rumah, waktu ttempuh, ncuaca, dan penurunan populasi.

Kekerasan, tingkat penyitaan tinggi, dan harga rumah menurun membuat Chicago berada di urutan keempat, ditambah dengan biaya hidup yang tinggi.

Sementara itu, New York berada di urutan ke-10 karena biaya hidup yang tinggi. The Big Apple merupakan salah satu penyumbang pajak terbesar dan waktu tempuh rata-rata tertinggi, 36 menit.

No comments:

Post a Comment