Saturday, March 15, 2014

Masih Banyak Warga Pemukiman Kumuh Belum Kenal JKN

Seorang warga sedang beraktifitas di halaman rumahnya di daerah Kalibata, Jakarta Selatan, Jumat (14/3)
Seorang warga sedang beraktifitas di halaman rumahnya di daerah Kalibata, Jakarta Selatan, Jumat (14/3) (sumber: Beritasatu.com/Hafiz Sezario)

Masih banyak warga kurang mampu yang tinggal di pemukiman kumuh sekitaran pinggir rel kereta api Kalibata yang belum memiliki dan mengetahui tentang Kartu Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).
"Saat ini, warga hanya memiliki Kartu Jakarta Sehat (KJS). Kalau untuk JKN atau BPJS masih banyak warga yang belum tahu, paling hanya satu dua orang yang tau," ujar ketua RT 09 RW 04, Kelurahan Rawajati, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan, Roni Kusmiati saat ditemui di rumahnya, Jumat (14/3).
Roni mengatakan, KJS yang dimiliki warganya diperoleh dari inisiatif masyarakat setempat. Tidak ada petugas kesehatan yang mendatangi rumah mereka untuk menawarkan KJS atau JKN.
"Jadi dulu pembuatan KJS itu kolektif dikumpulkan ke RT, baru kita yang gerak untuk mengajukan KJS. Mungkin warga tidak tahu dan tidak punya JKN karena tidak ada petugas yang menghimbau warga untuk membuat JKN" tambahnya.
Sementara itu, Odi (41) yang juga tinggal di pemukiman kumuh sekitaran rel kereta Kalibata mengatakan ia tidak tahu menahu soal JKN dan BPJS. Ia hanya tahu KJS yang saat ini sudah berganti dengan JKN itu.
"Saya cuma tahu KJS, itu juga dulu bikinnya ribet, harus nunggu dua minggu sampai kartunya jadi dan persyaratannya banyak," ujarnya.
Selain Odi, banyak warga lainnya yang juga tidak tahu mengenai JKN. Mereka lebih memilih untuk memanfaatkan KJS ketimbang harus membuat kartu penjamin kesehatan yang lain.
Odi yang biasa berobat di Rumah Sakit Budi Asih ini mengaku sudah cukup puas dengan KJS. Saat ditanya ia tidak berniat untuk membuat JKN karena takut prosesnya yang menyulitkan.
"Ya dengan KJS saja saya sudah bersyukur biaya berobat bisa ditanggung pemerintah," tandas Odi yang setiap harinya bekerja sebagai petugas kebersihan ini. (www.beritasatu.com)

No comments:

Post a Comment